BerandaNusantaraDKI JakartaGALPER BELAKANG PENGKONG MABOK DI SOROT ! PENGURUS DIDUGA TANTANG AWAK...

GALPER BELAKANG PENGKONG MABOK DI SOROT ! PENGURUS DIDUGA TANTANG AWAK MEDIA: “KALAU BERANI DATANG KE SINI, KAMI TUNGGU!”

Kapolda Riau & Kapolres Rohil Diminta Turun Tangan — Legalitas, Pengelola hingga Dugaan Aliran Dana Diminta Diusut

BAGANSIAPIAPI, ROHIL —mitrapolda.online, Senin 14/09/2026. Aktivitas gelanggang permainan (galper) yang diduga berkedok permainan tembak ikan di belakang Pekong Mabuk, Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, kembali menjadi sorotan.

Sorotan tersebut mencuat setelah seorang pria yang disebut bernama Budi, yang mengaku sebagai koordinator, diduga menghubungi awak media melalui sambungan telepon dan meminta agar persoalan galper di wilayah Rohil tidak lagi diurusi.

Dalam percakapan tersebut, Budi bahkan diduga menyampaikan pernyataan bernada menantang.

«“Ngapain kalian ngurusin galper di Rohil ini jauh-jauh. Kalian tutup saja galper yang ada di Pekanbaru, di Jalan Nangka bernama Pokemon dan Jalan Riau. Jangan unjuk gigi lah kalian. Kalau berani datang ke sini, kami tunggu.”»

Pernyataan tersebut disampaikan ketika awak media melakukan konfirmasi mengenai izin dan legalitas operasional tempat permainan yang berada di belakang Pekong Mabuk.

Saat ditanya mengenai izin galper, Budi juga disebut menanggapi:

«“Yang namanya galper, mana izinnya?”»

PERNYATAAN BUDI JADI PERTANYAAN PUBLIK

Pernyataan tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan. Apabila benar tempat tersebut memiliki legalitas usaha, aparat diharapkan dapat menjelaskan izin apa yang dimiliki, jenis usaha yang terdaftar, serta apakah aktivitas permainan yang berlangsung sesuai dengan perizinannya.

Sebaliknya, apabila ditemukan unsur perjudian, masyarakat meminta agar aparat melakukan penindakan sesuai hukum yang berlaku.

SEBUT GALPER PEKANBARU MASIH BEROPERASI

Dalam percakapan yang sama, Budi juga disebut menyatakan bahwa galper yang berada di Jalan Nangka dan Jalan Riau, Pekanbaru, masih beroperasi.

Pernyataan itu perlu diverifikasi. Sebab, berdasarkan informasi yang diterima awak media, lokasi yang disebut tersebut sebelumnya telah mendapatkan tindakan dan penyegelan oleh aparat.

Benarkah masih beroperasi? Atau informasi tersebut tidak berdasarkan fakta?

Pertanyaan inilah yang perlu dijawab secara terbuka oleh pihak berwenang agar tidak menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat.

KAPOLDA RIAU DIMINTA BUKTIKAN KESERIUSAN

Awak media meminta Kapolda Riau melalui satuan/tim yang menangani pemberantasan perjudian untuk menindaklanjuti informasi tersebut secara profesional.

Jika benar terdapat aktivitas perjudian, maka bukan hanya tempatnya yang perlu ditindak. Pengelola, pemodal, pihak yang memperoleh keuntungan, serta dugaan pihak yang memberikan perlindungan harus ditelusuri berdasarkan bukti.

KAPOLRES ROHIL: USUT SAMPAI KE AKAR

Kapolres Rohil juga diminta melakukan pengecekan terhadap aktivitas galper di wilayah hukumnya.

Apabila ditemukan dugaan keterlibatan oknum sebagai pelindung atau beking, masyarakat berharap persoalan tersebut tidak berhenti pada penutupan lokasi semata.

Aliran dana juga perlu ditelusuri apabila penyidik menemukan indikasi tindak pidana, sehingga pemberantasan perjudian benar-benar menyentuh pihak yang berada di belakang aktivitas tersebut.

PUBLIK MENUNGGU LANGKAH NYATA

Masyarakat tentu berharap pemberantasan perjudian dilakukan secara konsisten dan transparan. Pernyataan seorang pengurus yang terkesan menantang awak media justru menjadi alasan bagi aparat untuk melakukan klarifikasi dan verifikasi secara menyeluruh.

Jika tidak terbukti, aparat dapat memberikan penjelasan kepada publik. Namun apabila ditemukan pelanggaran hukum, masyarakat berharap dilakukan tindakan tegas sesuai ketentuan perundang-undangan.

Kini publik menunggu: apakah galper belakang Pekong Mabuk akan diperiksa? Siapa pengelolanya? Apakah memiliki izin yang sesuai? Dan apakah ada pihak lain yang berada di balik aktivitas tersebut?

Semua pertanyaan itu hanya dapat dijawab melalui penyelidikan yang transparan dan berdasarkan bukti.

Redaksi : ade

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments