Bukittinggi,MitraPoldaNews.online -Beragam tagar terus menginspirasi dan menggerakkan seluruh komunitas tiktok.saling berbagi kegemaran pada musik dan ekspresi dan pastinya keramahan tamahan saling menyapa sehingga terbentuk nya komunitas tiktok Taram Bukittinggi.
Hari ini tepat 1 tahun hari jadi tiktok Taram Bukittinggi merayakan anyversary di objek wisata taman Panorama baru yang baru baru ini lagi viral, di hadiri tamu dari berbagai komunitas tiktok Taram luar daerah tiktok Taram Sumbar – Riau ,yang terdiri dari 55 organisasi komunitas.
Acara yang terselenggara sangat meriah ,meski pelaksanaan anyversary ke 1 ini seharusnya terlaksana 21 April 2024 namun diundur karna masih dalam suasana lebaran .
Seiring dengan berjalannya waktu komunitas tiktok Taram Bukittinggi Basri Sikumbang selaku ketua ia melihat perkembangan nya di komunitas tiktok yang mana komunitas ini mau berbagi waktu luang ,untuk melakukan kegiatan kegiatan sosial dan mengunjungi panti panti , menyantuni anak yatim dan mengunjungi salah satu anggota yang sakit dan melayat jika ada yang kemalangan tuturnya.
Di TikTok, komunitas merupakan inti dari segala hal yang kami lakukan,berkomitmen untuk mendukung seluruh komunitas tiktok lainya saling berbagi dan melakukan kegiatan sosial , sepanjang bulan ini sudah beberapa panti dan anak yatim yang kami kunjungi untuk memberi santunan ucapnya.meski dengan sumbangan sukarela namun kami merasa kegiatan ini sangat bermanfaat katanya.
Sementa itu, Yulinda admin group tiktok Taram Bukittinggi saat dikonfirmasi media menegaskan,kita tidak segan segan mengeluarkan Anggota komunitas nya, jika ada diantara anggota yang hanya memanfaatkan komunitas ini tanpa ekspresi dan tidak saling menjaga ego dan komitmen ucapnya .
Karna komunitas ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi ,saling menghargai antar sesama dan memanfaat waktu luang untuk bisa melakukan hal hal yang bermanfaat imbuhnya..
Dengan terlaksananya anyversary perdana ke 1tahun ini, mudah-mudahan tahun depan dapat terlaksana kembali dan silaturahmi ini selalu terjalin tuturnya.
Meski kita berbeda beda namun tetap satu, sehingga apa yang akan dilakukan untuk kegiatan sosial nantinya dapat terlaksana dengan baik dan bermanfaat untuk semua orang ,sebagai simbol kebersamaan ini yakni “saudara tak meski sedarah ,Basamo mangko manjadi ” tutupnya.(Fendy Jambak)

