Tigo Balai merupakan salah satu nagari yang terdapat dalam Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, Indonesia.
Batas Wilayah
- Utara:Nagari Baringin dan Nagari Sipinang.
- Selatan:Nagari Matur Hilir.
- Barat:Nagari Lawang.
- Timur:Nagari Batang Palupuah/Kecamatan Palupuah.
Geografis
- Ketinggian tanah:800 m.di atas permukaan laut.
- Topografis: Terletak di atas bukit barisan yang mempunyai lurah dan bukit, dan sedikit dataran rendah.
- Suhu: 20 °C s/d 30 °C.
Sungai
Batang air ( Sungai ) yang terdapat di Tigo Balai:
- Batang air Sianok, mengalir dari Bukittinggi melalui Rimbo Koto Rantang terus ke Palembayan.
- Batang air Ruso, mengalir dari Saribulan,ke Cubadak Lilin terus ke Batang Sianok.
- Batang air Kasiak,mengalir dari Matur ke Andaleh terus ke Batang Sianok.
- Batang air Lawang,mengalir dari paparangan ke Andaleh terus ke Batang Sianok.
- Batang air Palansiangan,mengalir dari Lawang ke Andaleh, terus ke Sungai Buluh dan bermuara di Batang air Sianok.
Orbitasi dan waktu tempuh
- Ke ibu kota kecamatan: 2,5 km.
- Ke ibu kota kabupaten: 43 km.
- Ke ibu kota provinsi: 118 km.
- Waktu tempuh ke ibu kota kecamatan: 0,20 jam.
- Waktu tempuh ke ibu kota kabupaten: 1,5 jam.
- Waktu tempuh ke ibu kota provinsi: 3 jam.
Sejarah
Pada tahun 1915 pemerintah Kolonial Belanda mendirikan Nagari Tigo Balai,terdiri dari jorong Andaleh, Saribulan,Cubadak Lilin. satu dalam ke Nagarian Tigo Balai Nan Basa.
Pemimpin yg sebelum dipegang Datuak Sati Nan Tuo. Adat di Tigo Balai memakai kelarasan Koto Piliang. Nagari Tigo Balai berdampingan dengan Nagari Lawang, adat di Nagari Lawang mengikuti kelarasan Bodi Caniago. Sebelum nya Nagari Lawang dan Tigo Balai pernah berada dalam satu Kenagarian dan bernama “Nagari Lawang Tigo Balai”, dan saat itulah dibangun Kantor Wali Nagari yg sampai sekarang masih berdiri dan dipakai sebagai Kantor Wali Nagari Lawang dan Tigo Balai. Diperbatasan antara Lawang dan Tigo Balai dibangun pasar yg disebut Pasar Syarikat, masyarakat Lawang menyebutnya Pasar Lawang, masyarakat Tigo Balai menyebutnya Pakan Sinayan (Pasar hari Senin). Sekarang pasar itu bernama Pasar Lawang Tigo Balai. Nama Tigo Balai dilatar belakangi dengan berdirinya bangunan balai-balai adat 3 buah.
Pemerintahan
Tigo Balai dipimpin oleh wali nagari yang terdiri enam wilayah jorong.
- Jorong Andaleh.
- Jorong Surau Lubuk.
- Jorong Saribulan.
- Jorong Cubadak Lilin.
- Jorong Sungai Buluh.
- Jorong Taruyan.

