Pariaman, MitraPoldaNews.online- Lanjutan babak penyisihan di group F Soeratin cup U 17 Sumbar, hari Minggu 19 November 2023 digelar di lapangan Stadion Mini Sikapak Timur kota Pariaman.
Laga pertama yang berlangsung pada pukul 14.00 Wib, berhadapan PSBS Batusangkar versus Gumarang FKNB, laga ini dimenangkan Gumarang FKNB dengan skor 3 – 1.
Laga kedua berlangsung pukul 14.00 Wib, berhadapan tuan rumah Persikopa Pariaman versus PSKB Bukittinggi, laga ini dimenangkan oleh Persikopa Pariaman dengan skor 2 – 0.

Laga antara Persikopa Pariaman versus PSKB Bukittinggi berlangsung keras, dan di warnai dengan beberapa kali insiden.
Menurut pengamatan awak media insiden ini dipicu dari beberapa keputusan Wasit yang memimpin pertandingan ini dinilai kurang fair play.
Pertama keputusan Wasit yang memberi hadiah pinalti buat tim Persikopa Pariaman di 5 menit babak pertama, yang berakibat gol buat Persikopa Pariaman, namun itu diterima oleh tim PSKB Bukittinggi dengan lapang dada, sampai berakhir babak pertama usai, dan Persikopa Pariaman unggul 1 – 0,dan permainan berjalan normal.
Dibabak kedua, PSKB Bukittinggi mencoba merubah pola main, dan permainan kedua tim mulai keras, petaka pun terjadi, dari sebuah tendangan bebas, Persikopa Pariaman berhasil menambah keunggulan menjadi 2 – 0.
Tertinggal 0 – 2,PSKB Bukittinggi mencoba mengejar, dengan mengandalkan serangan balik ke daerah pertahanan Persikopa Pariaman,dua pelanggaran yang dilakukan pemain belakang Persikopa Pariaman terhadap pemain PSKB Bukittinggi.
Pertama penjegalan terhadap pemain PSKB Bukittinggi dalam kotak pinalti yang berakibat cedera,dan kedua hands ball juga dalam kotak pinalti di abaikan saja oleh wasit, dan inilah yang membuat pemain PSKB Bukittinggi kecewa, dan menjadi pemicu terjadinya beberapa insiden antar pemain, sehingga permainan sempat terhenti.
Dengan terjadinya insiden di pertandingan ini, semoga bisa menjadi bahan evaluasi bagi panitia pelaksana Soeratin cup U 17 Sumbar kedepannya atas kepemimpinan wasit yang kurang fair play, agar keputusan wasit tidak merugikan salah satu tim yang berlaga.
Sebab kesalahan yang dilakukan wasit, bisa menyebabkan turunnya kwalitas pertandingan, dan hilangkan pameo,dimana wasit lebih berpihak kepada tim tuan rumah.(Fendy Jambak)

