BerandaNusantaraDKI JakartaRp252 Juta Dana BUMKep Desa Kubu 1 Diduga Raib, Usaha Fiktif Terbongkar:...

Rp252 Juta Dana BUMKep Desa Kubu 1 Diduga Raib, Usaha Fiktif Terbongkar: Warga Desak Kejari perksa Penghulu Mukhlisin!”


ROKAN HILIR – motrapolda.online Rabu 21/05/2026.Dugaan skandal penyalahgunaan dana penyertaan modal BUMKep Jaya Sentosa Desa Kubu 1, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, kini menjadi sorotan masyarakat.

Dana ratusan juta rupiah yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan ekonomi warga diduga berakhir menjadi proyek usaha gagal dan sarat manipulasi laporan keuangan.


Berdasarkan informasi dari sumber di lapangan, total dana penyertaan modal BUMKep Jaya Sentosa sejak tahun 2019 hingga 2020 mencapai Rp252 juta. Dana tersebut berasal dari Dana Desa (DD) pusat dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Riau.
Rinciannya:


Tahun 2019 sebesar Rp50 juta dari Dana Desa.
Tahun 2019 sebesar Rp137 juta dari BKK Provinsi Riau.
Tahun 2020 sebesar Rp65 juta.


Namun ironisnya, usaha yang dijalankan BUMKep diduga hanya formalitas administrasi semata. Usaha depot air isi ulang yang menjadi alasan pencairan dana disebut tidak memiliki kesiapan proposal maupun program usaha yang jelas, tetapi dana tetap dipaksa cair dengan alasan agar anggaran tidak menjadi SILPA.


“Dana dicairkan dulu, proposal belum siap. Setelah uang masuk rekening BUMKep, sebagian dana disebut diambil lagi dan diserahkan ke pihak desa,” ungkap sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Usaha depot air isi ulang itu kini disebut sudah tutup dan tidak lagi beroperasi. Peralatan usaha juga dinilai sangat minim dan tidak mencerminkan nilai anggaran ratusan juta rupiah.


Tak hanya itu, usaha jual beli kelapa sawit milik BUMKep juga dipertanyakan masyarakat karena tidak diketahui keberadaan aset maupun aktivitas bisnisnya.
“Aneh, usaha sawit BUMKep tidak jelas, tapi mantan Direktur BUMKep malah punya usaha jual beli sawit sendiri di rumahnya,” ujar warga.


Warga menduga terdapat manipulasi laporan pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan dana desa dan penyertaan modal BUMKep yang selama ini tidak pernah dibuka secara transparan kepada masyarakat.
Masyarakat Desa Kubu 1 kini mendesak Inspektorat Kabupaten Rokan Hilir, Kejaksaan Negeri Rohil, hingga aparat penegak hukum lainnya segera turun tangan melakukan audit investigatif dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh pengelolaan dana BUMKep Jaya Sentosa.


Jika ditemukan adanya unsur penyalahgunaan anggaran dan kerugian negara, warga meminta aparat penegak hukum segera menetapkan pihak-pihak terkait sebagai tersangka.
“Jangan hanya rakyat kecil yang diproses hukum. Kalau memang ada dugaan korupsi dana desa dan BUMKep, aparat harus berani bongkar sampai tuntas,” tegas warga.


Di tengah dugaan skandal dana BUMKep tersebut, kondisi Desa Kubu 1 juga menjadi sorotan. Desa yang dikenal terisolir di Kecamatan Pekaitan itu hingga kini masih memiliki infrastruktur jalan rusak berat dan sulit dilalui kendaraan saat hujan.


Warga menilai selama kepemimpinan Penghulu Mukhlisin tidak ada kemajuan signifikan dalam pembangunan desa meskipun anggaran terus mengalir setiap tahun.


Hingga berita ini diterbitkan, Penghulu Mukhlisin belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi resmi terkait dugaan penyimpangan dana BUMKep Jaya Sentosa tersebut.
Tim investigasi
Redaktur : Ade nofky

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments