
Dermawan, Kades Tanjung Harap, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Sergai. (Foto dikutip dari Arka Media)
Serdang Bedagai, MITRA POLDA.ONLINE :
Dermawan, Kepala Desa (Kades) Desa Tanjung Harap, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), tidak transparan dalam penggunaan anggaran dana desa.
Saat mitrapolda.online melakukan konfirmasi untuk mempertanyakan soal penggunaan dana desa di Desa Tanjung Harap melalui pesan WhatsApp (WA), Dermawan Kades Tanjung Harap tidak memberikan jawaban.
Dicoba konfirmasi ulang, Rabu (18/2/25) melalui pesan dan telepon WA juga tidak diangkat, diduga Dermawan takut dikonfirmasi oleh Wartawan terkait pengelolaan dan penggunaan dana desa.
Upaya konfirmasi juga dilakukan mitrapolda.online kepada Sipayung Ketua BPD Tanjung Harap, Sipayung diduga tidak mengetahui sepenuhnya soal penggunaan dana desa, dan tidak memberikan jawaban apapun ketika dikonfirmasi soal dana desa.
Dermawan Kades Tanjung Harap dan BPD Desa Tanjung Harap seolah kompak “Bungkam” tidak berani memberikan keterangan saat dikonfirmasi, padahal pesan ceklis dua dan ditelepon berdering.
Dari hasil penelusuran mitrapolda.online diduga Dermawan Kades Tanjung Harap terindikasi melakukan penyelewengan dana desa.
Diduga Dermawan Kades Tanjung Harap sesuka hatinya dan monopoli dalam penggunaan dana desa, seolah-olah dana desa harta warisan milik pribadinya.
Mitrapolda.online juga mencoba konfirmasi kepada Bendahara Desa Tanjung Harap, Yuli Agustina, tapi Bendahara Desa juga tidak memberikan informasi secara jelas soal penggunaan dana desa.
Menanggapi hal itu, Suprapto penggiat anti korupsi yang aktif dalam kegiatan sosial kontrol mempertanyakan kinerja Kades Tanjung Harap.
“Ada apa dengan penggunaan dana desa di Desa Tanjung Harap, kalau ditantang untuk buka-bukaan soal seluruh penggunaan dana desa, Kades Tanjung Harap berani apa enggak..?, penggunaan keuangan negara harus transparan kepada masyarakat atau publik, kalau tidak terbuka pertanyaannya, ADA APA..?!,” tutup Suprapto.
(Hingga berita ini diterbitkan, Dermawan Kades Tanjung Harap tidak dapat dikonfirmasi)*(Tim)

